Breadcrumb
Social and humanities science organization for professional researchers
KBLI 94121

Aktivitas Organisasi Ilmu Pengetahuan Sosial dan

Aktivitas Organisasi Ilmu Pengetahuan Sosial dan

🔧 Section S — Other Service Activities

✅Open· 100% ForeignNew in 2025

MASYARAKAT Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yang bergerak di bidang ilmu pengetahuan sosial dan masyarakat, seperti Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Guru R epublik Indonesia (PGRI), Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Ikatan Sekretaris Indonesia (ISI), dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Common Questions
Can foreigners operate a aktivitas organisasi ilmu pengetahuan sosial dan business in Indonesia?
Yes. KBLI 94121 (Aktivitas Organisasi Ilmu Pengetahuan Sosial dan) is classified as TERBUKA — open to 100% foreign ownership through a PT PMA company. You do not need a local Indonesian partner.
What license do I need for KBLI 94121?
KBLI 94121 requires a NIB (Nomor Induk Berusaha) obtained through the OSS (Online Single Submission) system. Contact a licensed consultant for specific requirements.

Related Codes

94110Section S

Aktivitas Organisasi Bisnis dan Pengusaha

Aktivitas Organisasi Bisnis dan Pengusaha

→
✅Open· 100% Foreign
94122Section S

Aktivitas Organisasi Ilmu Pengetahuan Alam dan

Aktivitas Organisasi Ilmu Pengetahuan Alam dan

→
✅Open· 100% Foreign
94200Section S

Aktivitas Organisasi Buruh

Aktivitas Organisasi Buruh

→
✅Open· 100% Foreign
94910Section S

Aktivitas Organisasi Keagamaan

Aktivitas Organisasi Keagamaan

→
✅Open· 100% Foreign
94920Section S

Aktivitas Organisasi Politik

Aktivitas Organisasi Politik

→
✅Open· 100% Foreign
94990Section S

Aktivitas Organisasi Keanggotaan Lainnya Ytdl

Aktivitas Organisasi Keanggotaan Lainnya Ytdl

→
✅Open· 100% Foreign
Zantara AIOSS Intelligence System
Context94121
Ask me anything about KBLI 94121 — Aktivitas Organisasi Ilmu Pengetahuan Sosial dan. Licensing, PMA rules, what changed in 2025, or how it works in Bali.